pOstiNg yaNg bRmanfaat,,

paK kUrniaWan bLang,,iSiLah bLoG kLiaN dGn iNfO2 yG bRmanfAat,,,
dN sTeLah dQ Liat,,
tRnyata bLog dQ tidaK ada sAma sEkaLi haL yG bRmaNfaat,,
hehehehe,,
jd kRna ituLah pOstiNgan kALi iNi (sEsuai nasihat paK kuRniawan) dQ akan mMbahaS sLah sAtu haL yG mNurut dQ pNtiNg bGt bWt kiTa kTaHui a.k.a BRMANFAAT!!!

gLobaL wArMing


Beberapa hari ini di koran sering saya baca istilah “Global Warming”. Dan yg cukup membanggakan saya adalah indonesia khususnya Bali menjadi tempat diselenggarakannya konfrensi “Global Warming and Climate Change”.

Apa sih yg dimaksud global warming? kalo diterjemahin dalam bahasa Indonesia menjadi pemanasan global ato pemanasan menyeluruh. Wah bukannya kalo siang hari bumi udah panas karena terkena sengatan sinar matahari? Memang benar bumi akan terasa panas kalo siang hari karena matahari, tapi seharusnya panas itu akan memantul kembali ke udara, sama kayak kalo sinar kita sorotkan ke cermin. Trus dimana masalahnya? masalahnya ada lah panas yg seharusnya di lepaskan ke udara dipantulkan kembali oleh karbon dioksida yg ada di atmosphere.

aPa pNyebaBnya??

IPCC berpendapat penyebab utama dari global warming adalah karena pelepasan CO2 oleh pabrik/industri dan kendaraan bermotor, serta kebakaran hutan.
Akibatnya pelelehan es di kutub yang akan menaikkan permukaan air laut, perubahan iklim, dst.

Namun, perlu diingat bahwa model iklim yang dipakai IPCC masih mengandung kelemahan antara lain karena tidak mampu merepresentasikan pengaruh alam seperti aktivitas matahari (flare, CME), letusan gunung yang dahsyat dan respons biosfer.
Banyak ilmuwan yang menyatakan bahwa penyebab alami lebih berpengaruh daripada penyebab karena ulah manusia.


Trus apa efeknya bagi kita semua?

Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik (seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dsb). Sedangkan dampak bagi aktivitas sosial-ekonomi masyarakat meliputi : (a) gangguan terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai, (b) gangguan terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, pelabuhan dan bandara (c) gangguan terhadap permukiman penduduk, (d) pengurangan produktivitas lahan pertanian, (e) peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit, dsb). Dalam makalah ini, fokus diberikan pada antisipasi terhadap dua dampak pemanasan global, yakni : kenaikan muka air laut (sea level rise) dan banjir

apa yG hRus Qt LakUkan?

1. Batasi Penggunanaan kertas

Tanamkan di pikiran anda kuat-kuat, bahwa setiap anda menggunakan selembar kertas maka anda telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas se-efektif mungkin misalnya dengan mencetak print out bolak-balik pada setiap kertas. Bila anda nge-print sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong.

2. Ganti bola lampu.

Segera ganti bola lampu pijar anda dengan lampu neon. Lampu neon ini membutuhkan energi yang lebih sedikit dibanding lampu pijar. Ingat setiap daya daya listrik yang anda pakai maka anda turut serta menghabiskan sumber daya energi listrik yang kebanyakan berbahan bakar fosil. Bahan bakar fosil adalah bahan bakar tak terbarukan, dan dalam jangka sepuluh tahun ke depan mungkin bahan bakar jenis ini akan habis.

3. Hindari Screen Saver

Shut down Komputer anda jika tidak akan digunakan dalam jangka lama, atau jika anda terpaksa meninggalkan komputer dalam keadaan menyala, matikan screen saver. Mengaktifkan screen saver akan memakan energi dan mengeluarkan emisi Co2. Jadi matikan screen saver anda sekarang!

4. Periksa tekanan ban

Setiap anda ingin bepergian janagn lupa memeriksa tekanan ban kendaraan anda. ban yang kurang angin akan memperlambat laju kendaraan dan akhirnya akan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak.

5. Buka jendela lebar-lebar

Di Amerika , sebagian besar dari 22,7 ton emisi CO2 berasal dari rumah. Kebanyakan emisi atau gas buang tersebut berasal dari AC, kulkas, kompor gas atau refrigerator. Unutk meminimalkannya ketika dapat mengatur termostat AC dengan suhu udara di luar ruangan. Kemudian bukalah jendela lebar-lebar karena sirkulasi udara yang terjebak dapat mengkonsumsi energi.

6. Gunakan pupuk organik.

Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen, yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman, murah pula.

7. Tanamlah rumpun bambu

Pepohonan memang terbukti mampu menyerap CO2, tetapi ternyata pohon atau rumpun bambu mampu menyerap CO2 empat kali lebih banyak dari pohon-pohon lain.

8. Naik kendaraan umum

Saat ini jumlah kendaraan pribadi sudah teramat banyak dan bikin sumpek. Sector transportasi menyumbang sampai 14 % emisi gas rumah kaca ke atmosfer, jika kita menggunakan kendaran umum maka kita mengurangi emisi gas rumah kaca, karena dalam satu kendaraan umum bisa mengangkut puluhan orang, dan itu sangat hemat energi. Dibandingkan dengan kendaraan pribadi sperti sedan yang hanya mengangkut maksimal empat orang.

9. Kurangi makan daging sapi

Betul, kurangi dari sekarang memakan daging sapi. Selain megandung kalori y ang tinggi. Daging sapi juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan. Setiap kilogaram daging sapi yang kita makan, setara dengan menyalakan bola lampu 20 watt selama 20 hari.

10. Jangan pakai kantong plastik

Di beberapa Negara bagian Amerika, urusan kantong plastik bahkan sampai dibuat undang-undangnya segala. LSM peduli lingkungan mendorong pemerintah Negara setempat unutk melarang penggunaan kantong plastic sebagai kantong belanjaan. Plastik ini memang unsur yang sulit terurai, butuh 1000 tahun untuk mengurainya didalam tanah.

Efek Gas rumah kaca yang ditimbulkannya juga cukup besar. Maka beralihlah ke kantong kain, misal dari kain serat alami.

11. Membeli produk lokal

Produk lokal tentu tidak memerlukan jalur distribusi yang panjang dan membutuhkan banyak bahan bakar. Ini berarti mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan mobil-mobil pengangkutnya. Kemudian belilah produk sayuran atau buah-buahan sesuai musimnya. Ini akan menghemat biaya transportasi dan menghindari harga jual yang mahal.

12. Hidup efisien

Apapun aktifitas manusia di bumi akan berdampak pada bumi yang kita diami ini. Pola komsumsi energi, pola lingkungan dan sebagainya. Hiduplah seefisien mungkin, gunakan sedikit energi, komsumsilah sedikit makanan, tinggalkan pola hidup konsumtif, ramahlah terhadap lingkungan, sedikit bicara lebih banyak berpikir, dan sebagainya.

13. Mengemudi cerdas

Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai.


GmAnA GuYs??
bRmanFaAt kn PostiNgan dQ,,,
hEheheehe,,
Bumi ini bUkan warisan dari neNek mOyaNg Qt, tApi Qt mEmiNjam dAri aNak cUcu Qt,,

maRi Qt LesTariKan LinGkuNgan and Save The World

2 komentar:

babewithBRAINS mengatakan...

Pika... dirimu mesti pede dunk!!!! Syapa blg postingan drimu slama niy gak bermanfaat???
photo" Qt yg slama niy dQ pajang di blog kan terbukti sgt bermanfaat utk aktualisasi diri! terutama photo yg ada saiyanya,, wakakaks...
Tpi berhubung wD adalah d green lady sejati,, postingan dQ kali ini wajib dibaca sama semua orang!!!!!
Let's save d earth everybody!!!
XXX

winda@blogspot mengatakan...

yapz . .
setuju bgt dQ
trzin prjuangan na y u mghntikn global warming
hehehehehe . . . .